Assalaamu'alaikum warahmatulllahi wabarakatuh.

Assalaamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

إِنَّ الْحَمْدَ لله نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بالله مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ الله فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إلهَ إلا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

Selamat Datang.
Saudaraku tercinta.
Mari kita berlomba-lomba dalam mencari kemaslahatan dengan selalu berbagi apa yang kita punya, dan dengan Ilmu segala sesuatunya akan mudah.
Silahkan kunjungi Blog ini dengan tetap mengharap Ridho Allah Swt.
Wassalaamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

http://krahmat.blogspot.com

Kamis, 22 September 2011

Asbabun nuzul Surat Al-Ikhlas [112]: 1-4

Assalaamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

A'udzubillah himinassyaithanirrajim'
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

"Katakanlah: Dia-lah Allah, yang Maha Esa
Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu
Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakan
Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia"

QS. Al-Ikhlas [112]: 1-4.

Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa kaum musyrikin meminta penjelasan tentang sifat-sifat Allah kepada Rasulullah saw dengan berkata: "Jelaskan kepada kami sifat-sifat Tuhanmu".
Ayat diatas ini turun berkenaan dengan peristiwa itu sebagai tuntunan untuk menjawab permintaan kaum musyrikin

Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, al-Hakim dan Ibnu Khuzaimah dari Abi 'Aliyah yang bersumber dari Ubay bin Ka'ab.
Diriwayatkan pula oleh at-Thabrani dan Ibnu Jarir yang bersumber dari Jabir bin Abdillah dan dijadikan dalil bahwa surat ini Makkiyyah.

Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa kaum yahudi menghadap kepada Nabi saw. dan diantaranya Ka'bubnul 'asyraf dan Hay bin Akhtab. Mereka berkata: " Hai Muhammad, lukiskan sifat-sifat Tuhan yang mengutusmu". dan Ayat ini turun berkenaan peristiwa itu

 Diriwayatkan oleh Ibnu hatim yang bersumber dari Ibnu Abbas. Diriwayatkan pula oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Qatadah dan Ibnul Mundzir yang bersumber dari Sa'id bin Jubair.
Dengan riwayat ini Said bin Jabbir menegaskan bahwa surat ini Madaniyyah.

Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa kaum Ahzab (Persekutuan antara kaum Quraisy, yahudi Madinah, kaum Ghothafan dari Thaif dan Munafiqin Madinah dan beberapa suku sekeliling Mekah. [Zubdah Shirah Nawawiah Juz II hal 87, 88 1355 H-1936 M] ), berkata: "Lukiskan sifat Tuhanmu kepada kami." Maka datanglah Jibril menyampaikan surat diatas ini yang melukiskan sifat-sifat Allah.

Diriwayatkan oleh Ibnu Jabir dari Abil "Aliyah yang bersumber dari Qatadah.

K e t e r a n g a n :

     Menurut as-Suyuthi kata "al-Musyrikin" dalam hadits yang bersumber dari Ubay Bin Ka'ab ialah Musyrikin dari Kaum Ahzab, sehingga surat ini dapat dipastikan Madaniyyah sesuai dengan Hadits Ibnu Abbas.Dengan demikian, tidak ada pertentangan antara dua Hadits tersebut diatas dan diperkuat pila oleh Riwayat Abu Syaikh ini didalam Kitabul Adhamah dari Aban yang bersumber dari Anas yang meriwayatkan bahwa yahudi Khaibar menghadap kepada Nabi saw. dan berkata: "Hai Abal Qasim! Allah menjadikan Malaikat dari Cahaya hijab, Adam dari tanah hitam, Iblis dari api yang menjulang , Langit  dari Asap, dan buni dari buih air. Cobalah terangkan kepada kami tentang Tuhanmu". Rasulullah saw. tidak menjawab, sehingga turunlah Jibril membawa wahyu surat ini (QS. 112 : 1-4).


Dikutip dari Asbabun Nuzul 
Karangan KH. Q. Shaleh, H.A.A Dahlan, Drs. M.D. Dahlan


Semoga Bermanfaat.
Wassalaamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

1 komentar: